<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Konsolidasi Demokrasi Indonesia</title>
	<atom:link href="http://juwonosudarsono.com/wordpress/?feed=rss2&#038;p=39" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39</link>
	<description>Integrity in the Strict Sense</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jan 2013 16:52:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
	<item>
		<title>By: fuad hasan</title>
		<link>http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39&#038;cpage=1#comment-3213</link>
		<dc:creator>fuad hasan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 13:32:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39#comment-3213</guid>
		<description><![CDATA[maaf saya rename jadi
http://jurnalfuad.wordpress.com]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf saya rename jadi<br />
<a href="http://jurnalfuad.wordpress.com" rel="nofollow">http://jurnalfuad.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fuad hasan</title>
		<link>http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39&#038;cpage=1#comment-3207</link>
		<dc:creator>fuad hasan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 18:15:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39#comment-3207</guid>
		<description><![CDATA[ya begitulah demokrasi, all be patient in prosses....
maaf kalau sok tahu...
saya masih SMA, saya tertarik banget dengan dunia politik, dan sampailah di blog ini....

bangganya kiranya bisa dibimbing oleh para ahlinya...
salam hormat pak juwono sudarsono...

ini tulisan saya ... http://tulisancicak.wordpress.com/

maaf apabila tidak sopan komen sok tahu di blog pejabat negara...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya begitulah demokrasi, all be patient in prosses&#8230;.<br />
maaf kalau sok tahu&#8230;<br />
saya masih SMA, saya tertarik banget dengan dunia politik, dan sampailah di blog ini&#8230;.</p>
<p>bangganya kiranya bisa dibimbing oleh para ahlinya&#8230;<br />
salam hormat pak juwono sudarsono&#8230;</p>
<p>ini tulisan saya &#8230; <a href="http://tulisancicak.wordpress.com/" rel="nofollow">http://tulisancicak.wordpress.com/</a></p>
<p>maaf apabila tidak sopan komen sok tahu di blog pejabat negara&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dian</title>
		<link>http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39&#038;cpage=1#comment-2181</link>
		<dc:creator>Dian</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 07:09:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39#comment-2181</guid>
		<description><![CDATA[Kemiskinan Dan demokrasi adalah parallel. Kelas menengah baru yg cepat puas menimbulkan pertanyaan mengenai budaya. Dari rezim yg sekarang ini, selalu didengungkan soal perbaikan sistem. 
Persoalannya adalah: perbaikan atau keberpihakkan kepada masyarakat miskin selalu dianalogikan kepada Socialism yang sering disamakan dengan Communism. Setelah 32 tahun, paham socialism Dan communism diharamkan walaupun sekedar untuk diketahui Dan dipelajari, berakibat bangsa ini menjadi &#039;full-fledged Capitalist society&#039;. 
My background is an Architect. have a look at Jakarta Development. There is nowhere else in the world that such capitalism is roll over in public infrastructure development program. No where else. 
Ketakutan terhadap pendekatan pro-poor development membuat pemerintah menjadi sok capitalists bahkan menjadi super duper capitalist. Bahasa nenek saya...lebih Belanda dari orang Belanda. 
Perkembangan pengetahuan baru mengenai ke-islaman pun tidak menghasilkan &#039;shariah economy&#039;. Hasilnya terrorism. Padahal shariah economy punya &#039;a certain level of pro poor law&#039; prescribed by Qur&#039;an. Dalam Hal yg satu ini, menjadi pertanyaan utk saya (yg jarang tinggal Di Indonesia ), kenapa orang Indonesia yg berpenduduk Muslim terbanyak didunia Dan sepertinya sangat taat Dan religious by culture....tidak mampu keluar dari kemiskinan? 
Tingkat Korupsi tertinggi, dilakukan oleh masyarakatnya. Kelas menengah yang lupa akarnya dstnya. 
Reformasi pun tidak menghasilkan perbaikan. Setelah gegap gempita...akhirnya cuma segitu saja. 
Pertanyaan saya: apa yang diperlukan agar masyarakat ini bisa dirubah car a berfikir dan pola budayanya? Apakah itu Leadership?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kemiskinan Dan demokrasi adalah parallel. Kelas menengah baru yg cepat puas menimbulkan pertanyaan mengenai budaya. Dari rezim yg sekarang ini, selalu didengungkan soal perbaikan sistem.<br />
Persoalannya adalah: perbaikan atau keberpihakkan kepada masyarakat miskin selalu dianalogikan kepada Socialism yang sering disamakan dengan Communism. Setelah 32 tahun, paham socialism Dan communism diharamkan walaupun sekedar untuk diketahui Dan dipelajari, berakibat bangsa ini menjadi &#8216;full-fledged Capitalist society&#8217;.<br />
My background is an Architect. have a look at Jakarta Development. There is nowhere else in the world that such capitalism is roll over in public infrastructure development program. No where else.<br />
Ketakutan terhadap pendekatan pro-poor development membuat pemerintah menjadi sok capitalists bahkan menjadi super duper capitalist. Bahasa nenek saya&#8230;lebih Belanda dari orang Belanda.<br />
Perkembangan pengetahuan baru mengenai ke-islaman pun tidak menghasilkan &#8216;shariah economy&#8217;. Hasilnya terrorism. Padahal shariah economy punya &#8216;a certain level of pro poor law&#8217; prescribed by Qur&#8217;an. Dalam Hal yg satu ini, menjadi pertanyaan utk saya (yg jarang tinggal Di Indonesia ), kenapa orang Indonesia yg berpenduduk Muslim terbanyak didunia Dan sepertinya sangat taat Dan religious by culture&#8230;.tidak mampu keluar dari kemiskinan?<br />
Tingkat Korupsi tertinggi, dilakukan oleh masyarakatnya. Kelas menengah yang lupa akarnya dstnya.<br />
Reformasi pun tidak menghasilkan perbaikan. Setelah gegap gempita&#8230;akhirnya cuma segitu saja.<br />
Pertanyaan saya: apa yang diperlukan agar masyarakat ini bisa dirubah car a berfikir dan pola budayanya? Apakah itu Leadership?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rw</title>
		<link>http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39&#038;cpage=1#comment-2166</link>
		<dc:creator>rw</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 02:50:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://juwonosudarsono.com/wordpress/?p=39#comment-2166</guid>
		<description><![CDATA[Kemiskinan itu by design, begitu juga kelas menengah. Orang-orang terdidik sengaja diciptakan untuk melestarikan sistem kapitalis sebagai middle class komprador.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kemiskinan itu by design, begitu juga kelas menengah. Orang-orang terdidik sengaja diciptakan untuk melestarikan sistem kapitalis sebagai middle class komprador.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
